




“Di Indonesia, Tingkat resiko terkena stroke akibat mengabaikan saraf kejepit hampir menyentuh angka15% setiap tahunnya. Mereka terkadang berfokus untuk mengurangi rasa nyerinya saja, padahal yang harus di perbaiki adalah saraf dan bantalan tulangnya. Yang tidak bisa dilakukan dengan pemijatan, harusnya di sembuhkan dari dalam secara alami.”